SIAPA KAMI

Terletak di kawasan biogeografi Wallacea, Pulau Sulawesi dikenal dengan keanekaragaman hayatinya yang luar biasa, serta kekayaan budaya dari ratusan komunitas adat yang mendiami pulau berbentuk huruf “K” di tengah gugusan kepulauan Indonesia.

Anthropocelebes adalah sebuah yayasan yang digagas oleh masyarakat adat di Sulawesi, berkomitmen untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia, budaya, dan alam. Awalnya lahir sebagai inisiatif media, Anthropocelebes kini berkembang menjadi wadah yang lebih luas untuk advokasi, pendokumentasian pengetahuan, pendidikan, serta penguatan kapasitas komunitas.

Kami bekerja pada beberapa fokus utama: keanekaragaman hayati, antropologi, iklim, dan pemuda. Melalui bidang-bidang ini, Anthropocelebes berupaya melestarikan pengetahuan lokal, mendorong kesetaraan sosial, serta membangun strategi adaptasi terhadap krisis iklim yang berpihak pada komunitas.

Nama Anthropocelebes berasal dari kata Anthropos (manusia) dan Celebes (nama lama Sulawesi), mencerminkan semangat untuk menempatkan manusia khususnya masyarakat adat sebagai pusat narasi. Dengan pendekatan dekolonisasi pengetahuan dan partisipasi aktif komunitas, kami berusaha menghadirkan ruang belajar, kolaborasi, dan advokasi yang otentik dan relevan bagi generasi kini dan mendatang.

Meskipun menggunakan istilah asing, nama ini dipilih untuk memperluas jangkauan ke audiens global sekaligus merepresentasikan upaya masyarakat adat Sulawesi dalam menyuarakan narasi sendiri. Pemakaian istilah asing bukanlah bentuk keterasingan, melainkan bagian dari strategi dekolonisasi, yakni mengambil kembali kendali untuk memahami, mendokumentasikan, dan menceritakan Masyarakat Adat dan komunitas lokal, baik di dalam negeri maupun di mata dunia.